Untuk mencapai tujuannya,
perpustakaan sekolah perlu dikelola oleh pustakawan dengan tanggungjawab dan
dedikasi yang tinggi terhadap layanan. Pustakawan sekolah harus mempunyai jiwa
sabar, serta dituntut untuk memahami apa arti pendidikan sesungguhnya. Perilaku pustakawan sekolah yang bengis,
kurang ramah, serta sifat-sifat negatif lain perlu dikikis habis. Sehingga
siswa dapat lebih dekat dengan pustakawannya, yang merupakan penasihat siswa
dalam belajar, serta mencari informasi dan ilmu pengetahuan. Pustakawan sekolah juga harus bersifat
proaktif dan suka menolong. Siswa yang kurang paham bagaimana cara mengakses
sebuah koleksi, misalnya saja cara menelusur buku matematika tulisan Djoko
Moesono. Pustakawan sekolah harus telaten dalam mengajarkan penelusurannya.
Jika siswa mengetahui lewat judulnya, bisa langsung mengetik/mencari lewat
judulnya. Atau kalau siswa lebih tahu siapa pengarang bukumatematika tersebut,
maka bisa dengan mengetik/mencari djoko moesono. Sehingga siswa lebih suka dan
terbiasa dengan belajar, karena literatur yang mereka butuhkan untuk menunjang
pelajaran, relatif mudah untuk diketemukan.